Postingan

Air Force Run 2019

Gambar
Ini adalah event kedua yang mengulang seperti tahun lalu, demi mewujudkan keinginan para runners maka anggota TNI Lanud Abdulrahman Saleh Malang mengadakan event lari di tahun ini tepat pada hari minggu tanggal 24 Maret 2019. Tapi untuk aku sendiri baru pertama ikut di event disini. Harusnya gak ikut karna aku masuk kerja malam. Tapi seperti ingin mengikuti saja. Pada H-1 ada seseorang yang baik hati nge-DM aku by instagram menawarkan slot race kategori 5k gratis secara Cuma-Cuma. Karna adeknya tidak jadi mengikuti katanya daripada mubazir lebih baik dikasihkan saya saja. Akhirnya aku berangkat dan demi mengikuti event ini aku pulang kerja lebih awal. Pukul 04.00 pagi aku keluar kantor dan langsung menuju Lanud, dengan naik motor kecepatan 80 – 90 km/jam. Ngantuk sendirian jalanan gelap dan berlubang, dinikmati sambil nyanyi ajalah. Akhirnya sampek tuh, aku langsung kirim pesan by line ke ketemen-temen grupku. Oh ya kita satu grup berempat aku perempuan sendiri. Nama grup mara...

Pantai Mutiara Ternyata Tidak Ada Mutiaranya

Gambar
Bulan ini aku sengaja untuk memilih Trenggalek sebagai tujuan tulisanku. Pertama aku mengunjungi pantai mutiara ada juga yang menyebutnya dengan pasir putih 2 ada juga yang menyebut dengan pantai mbangko’an. Dari tepi pantai menuju lautnya hanya tersisa sedikit pesisirnya jika sedang padang maka pantai tak terlihat. Sejuk dengan banyaknya pohon kelapa yang menjulang tertinggi di pinggiran pantai. Pantai ini satu gugusan garis pantai dengan pantai prigi dan lainnya yang berada di kecamatan tasikmandu. Banyak gazebo yang di bangun di pinggiran pantai yang bisa untuk menikmati udara pantai. Sudah lengkap fasilitas untuk kamar mandi juga warung-warung yang menjajahkan makanan juga pula minuman. Sayangnya akses menuju pantai ini masih berupa tanah ata pula jalan dari batuan yang disusun plus macadam. Kita memasuki kawasan pantai ini kita harusnya membayar retribusi 20.000 perorangnya. Dan untuk masuk pantainya sendiri kita perpantai membayar lagi 5.000 perorang. Karna aku jalan kesini ...

Hutan Pinus Loji Lereng Gunung Kelud

Gambar
Turun gunung pasti capek bukan, tidak dengan pendakian kelud kemaren, ya memang capek sih tapi setelah turun gunung aku dan tim di sugukan dengan pemandangan hutan pinus di bawah lereng kelud yang dirubah sedikit lebih cantik. Memang waktu saya kesana masih sepi belum ada kegiatan. Tapi beberapa spotnya sudah membuat jatuh hati saja. Memang dengan ide dari karang taruna desa tersebut ada niat untuk memajukan wisata di daerah mereka. Di bubuhi dengan ornament-ornament seperti kursi warna warni, spot selfie ala jaman now atau bisa disebut dengan ala instagramable. Memang untuk pendakian gunung kelud ini tidak perlu membayar lagi untuk melewati kawasan pinus ini. Bagi yang tidak melakukan pendakian mereka akan di bebani tariff masuk kawasan ini. Fasilitasnya pun sudah lengkap dengan arena mini trail yang bisa disewakan perjamnya, sudah ada toilet dan bahkan warung kecil penjual makanan.

Pendakian Gunung Kelud Melukai Kakiku

Gambar
Memang akhir-akhir ini aku jarang update di blogku soal pendakian. Entah kenapa kemaren tangga 25-26 februari ingin sekali mendaki lagi. Gunung kelud menjadi tujuan pendakianku. Aku hanya mengajak senior lebih tepatnya sudah aku anggap sebagai omku sendiri. Sepulang dari kerja shift malam aku juga sudah janji dengan om akhirnya sepulang kerja, sampai rumah hanya mengambil semi carier yang sudah aku packing 2hari lalu. Semua dirasa ready aku berangkat menaiki bus kota dari terminal mojokerto meunuju pertigaan japanan hanya dengan merogoh kocek 10.000 aku sudah sampai di pertigaan untuk oper bus lagi. Dalam perjalanan memang ada sedikit ragu untuk tidak ingin pergi, entah apa yang membuat hatiku menjadi berat untuk melangkah, tapi aku terus berdoa agar selalu di beri keselamatan hingga pulang nanti. Sampai pertigaan langsung oper bus besar tariff biasa untuk turun di halte purwisari dengan merogoh kocek 7.000 rupiah saja. Sampai halte omku sudah ready. Lalu kita lanjut mengguna...

Forest Run, Ku Lari ke Hutan Melupakan Mantan

Gambar
Trail run dengan konsep fun run, yang baru pertama kali di adakan di Jawa Timur. Memadukan dengan lebih dekat dengan suasana pedesaan dan alam, menelusuri hutan, bukit, tanah becek setalah gutan menyeberangi sungai tanpa melepas sepatu 3 kali dengan kategori sungai yang jernih dan ingin berlama-lama di air, di tengah perjalan setelah menyeberang sungai kita di suguhkan lagi dengan pemandangan sejarah. Sebuah tempat pertapaan jaman majapahit yang masih di jaga dan dan di lestarikan warga setempat. Dengan ornament batu besar yang serupa gunung batu, dan tempat pertapaan lengkap dengan patung, aroma dupa dan beberapa kembang tabur. Di depan tempat pemujaan terdapat gerbang yag merupakan gerbang utama yang menyerupai candi wringin lawang yang ada di Mojokerto. Yang paling lucu dari pengalaman ini adalah aku dan beberapa orang sempat keluar jalur hampir sejauh 1 km karna memang acara ini bagiku banyak ketidaksiapan para panitia dan beberapa penanda jalur tau bendera oren sebagai pembat...

Ada Candi Jedong di area Kawasan Industri

Gambar
Candi jedong biasa di sebut pula dengan gapura jedong. Bangunan yang dikirakan berdiri pada abad ke-14 masehi ini terletak di lereng gunung penanggungan lebih tepatnya bukit bagian sebelah utara dengan nama bukit gajah mungkur. Berada di desa watonmas jedong, kecamatan ngoro, kabupaten Mojokerto. Wujud bangunannya pun masih kuat, kokoh, dan masih mempunyai relief yang sangat utuh sekali. Di hias dengan taman dan rumput yang di pangkas rapi. Biaya tiketnya pun tidak ada, sekali datang perwakilan rombongan mengisi daftar kehadiran.  Lalu kita bebas melihat sekeliling area candi. Bangunan candinya juga tidak hanya satu ada 2 gapura yang berjajar beda jarak 2-3meter. Biasanya mereka menyebut dengan gapura 1 dan gapura 2. Karna tempat bersih dan cantik banyak yang menggunakan candi jedong ini alternative tempat prewed outdoor. Fasilitas disini memang tidak ada penjual makanan dan minuman, kalian bisa membeli dari luar tapi tetap ingat jangan membuang sampah sembarangan. Untuk ...
Gambar
Banyak yang menyebut tempat ini dengan sumber sidorejo, sumber wuluh, hingga sumber dhuwur sidorejo. Berada di dusun sidorejo, desa wonosari, kecamatan ngoro, kabupaten mojokerto. Awalnya wisata ini hanya sebuah kolam biasa yang di percantik oleh teman-teman karangtaruna desa yang menambah dengan memasukkan ikan hiasa pada kolam tersebut. Tiket masuknya pun tisak ada, jika kalian berkunjung bisa membeli makanan ikan seharga 1000 rupiah untuk satu bungkusnya saja. Sudah ada fasilitas taman bermain seperti ayunan, tempat duduk yang dipasang sekitar kolam tersenut. Sudah ada kamar mandi dan warung makanan dan minuman. Ada juga pendopo sebelah makam yang dijaga oleh warga sekitar. Makam tersebut adalah makam Mbah Singo Ludroh, begitu warga menyebutnya. Intinya disana kalian tidak boleh berfikiran berkata negative, harus tetap menjaga sopan santun.