Pura Luhur Giri Arjuno
Daerah dataran tinggi batu, malang jawa timur siapa yang mengira ada tempat peribadatan yang mengagumkan. Ya siapa sangka ada sebuah pura dengan akses menuju pura tersebut kita di suguhkan dengan pemandangan perkebunan buah apel, ikuti saja jalan setelah belok kiri dari arah cangar. Lokasi pura ini di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Propinsi Jawa Timur.
setiap minggunya banyak pengunjung yang beragama Hindu dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun dari Provinsi Bali yang melakukan persembahyangan di Pura ini. Pura Giri Arjuno saat ini merupakan bagian dari wisata religi yang ada di Kota Wisata Batu.
Pada waktu say berkunjung kesana memang tepat hari libur, say bertemu beberapa umat Hindu luar daerah malang. Katanya mereka hanya sekedar beribadah, lalu setelah beribadah mereka melanjutkan perjalanan kembali.
Saya yang sempat canggung untuk masuk, awalnya hanya berfoto di gerbang pintu masuk saja. Setelah kegiatan mereka selesai aku memberanikan diri untuk masuk. Disana saya bertemu dengan bapak penjaga yang sekaligus pemimpin tiap peribadatan disana. Syukur mereka menginjinkan kami untuk berfoto disana dengan catatan, kami dilarang masuk sampai lokasi pemujaan. Hanya sampai gerbang utama dengan pemandangan bunga-bunga aboretum yang warna-warni. Memang mungkin sebagian kalian yang hobi traveling berfikir buat apa sih ke pura, lagian agama kita kan juga beda? Bagi aku sih sedekar pengetahuan saja. Biarpun kita beda apa salahnya kita tahu untuk sekedar pengetahuan saja ya nggak?
Sempat berbicara walau tak banyak. Memang untuk aku yang doyan main di alam pembicaraan 5 menit itu bermakna sekali, semua agama mengajarkan untuk melastarikan alam. Bli ketut bercerta bahwa dalam salah satu kita umat Hindu mengajarkan :” Bahwa di gunung-gunung mengandng harta benda yang amat bernilai. Maka dari itu mari kita lestarikan alam sekitar kita. Jangan membuang sampah sembarangan di alam terbuka (gunung, hutan, sungai, danau, laut)”, (Rgveda 1.130.3)
Setelah cukup pengetahuan saya, aku melanjutkan perjalan ke wisata lainnya. Oh ya bagi kalian yang berwisata kesini atau ke pura manapun jangan lupa bawa bawa selendang (senteng) yang filosofinya agar wanita umat Hindu bisa menjaga rahimnya dan mengandalikan tingkah lakunya dari segala macam keterburukan. Walau kalian tidak beribadah ataupun tidak harus memakai baju adat bali di harap menghormati mereka
Aku selalu bawa, waktu ke bali aku beli senteng, barangkali aku mengulas tempat umat hindu..


Komentar
Posting Komentar